Supervisi Paroki Wonosari Tahun 2022

Senin (12/09), Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari mengadakan supervisi di aula Santo Ignatius Loyola. Acara ini dipimpin oleh Romo Kevikepan Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo Pr. Harapannya dengan adanya supervisi ini dapat untuk membantu paroki supaya dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Adapun bidang-bidang yang disupervisi adalah tata kelola administrasi, tata kelola harta benda, dan tata kelola penggembalaan. Tim supervisor dari Kevikepan Jogja Timur terdiri dari beberapa Romo dan empat awam. Romo Dadang mengapresiasi salah satu program, yakni pendirian koperasi untuk menjawab upaya kesejahteraan kelompok UMKM. Ia berharap rencana pendirian koperasi dapat segera diwujudkan. Sharing dari Romo Dadang ini langsung diterima baik oleh ketua bidang kemasyarakatan FX Endro Guntoro yang merasa mendapatkan dukungan dari gereja Katolik. “Terima kasih semoga ini mengakhiri perdebatan panjang tentang pemahaman koperasi yang di dalamnya secara nyata mewujudkan kepedulian dan spirit gotong royong yang empati. Membangun koperasi sehat, secara tidak langsung mewujudkan ajaran cinta kasih dan ajaran Kristus Yesus karena di dalamnya ada ajaran tolong menolong,” ungkapnya. Endro juga mengingatkan akan spiritualitas Petrus Kanisius sebagai santo dikenal pendidik atau pengajar dan pujangga gereja yang harus mendasari setiap “ruh” program layanan. Dimana gereja wonosari lahir  dari misi pendidikan yang berarti melanjutkan pelayanan gereja tidak boleh melupakan pendidikan katolik.

Supervisi Dipimpin oleh Romo Kevikepan Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo Pr.
Supervisi Dipimpin oleh Romo Kevikepan Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo Pr.
Senin, 12 September 2022 Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari mengadakan supervisi di aula Santo Ignatius Loyola
Senin, 12 September 2022 Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari mengadakan supervisi di aula Santo Ignatius Loyola
Foto Bersama Dengan Seluruh Anggota yang Mengikuti Acara Supervisi

 

Penulis : Paola Malvi Rambumerah R

Fotografer : David & Asa


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *