Misa Ekaristi Vigili Paskah Semangat “BRI”, yaitu menjadi pribadi yang Bahagia, Religius serta Inspiratif.

“Yesus Kristus adalah Awal dan Akhir dari segala sesuatu”.

Perayaan Vigili Paskah yang dilaksanakan pada Sabtu malam, 4 April 2026 di Paroki Santo Petrus Kanisius Wonosari berjalan dengan lancar. Umat mengikuti malam suci yang menjadi puncak seluruh rangkaian Tri Hari Suci. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Rm Oskar Jegaut, SS.CC.

Perayaan diawali dengan Upacara Cahaya di halaman gereja, melalui pemberkatan api baru dan penyalaan lilin Paskah. Dari nyala api tersebut, cahaya dibagikan kepada seluruh umat yang hadir sebagai simbol terang Kristus yang mengalahkan kegelapan dosa. Suasana hening dan penuh makna menyelimuti awal perayaan, menandai kebangkitan Kristus sebagai sumber terang kehidupan.

Liturgi kemudian dilanjutkan dengan Liturgi Sabda yang menghadirkan rangkaian bacaan Kitab Suci tentang sejarah keselamatan. Umat diajak merenungkan karya Allah sejak penciptaan, pembebasan bangsa Israel dari Mesir, hingga janji keselamatan yang digenapi dalam diri Yesus Kristus. Bacaan-bacaan ini meneguhkan iman umat akan kasih dan kesetiaan Allah sepanjang zaman.

Memasuki Liturgi Baptis, umat diajak untuk memperbaharui janji baptis sebagai wujud komitmen hidup sebagai anak-anak Allah. Dengan penuh kesadaran, umat menolak dosa dan menyatakan iman kepada Allah Tritunggal. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap orang dipanggil untuk hidup baru dalam terang kebangkitan Kristus.

Dalam homilinya, Rm Oskar Jegaut, SS.CC menegaskan bahwa dalam Perjanjian Lama, kebangkitan dimaknai sebagai pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesir, di mana Allah bertindak sebagai pembebas umat-Nya. Sementara dalam Perjanjian Baru, kebangkitan Kristus menjadi tanda pembebasan manusia dari dosa, karena manusia tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri tanpa rahmat Allah.

Perayaan mencapai puncaknya dalam Liturgi Ekaristi, di mana umat mengambil bagian dalam perjamuan kudus. Di akhir homilinya, Romo Oskar mengajak umat untuk menghidupi makna kebangkitan dengan semangat “BRI”, yaitu menjadi pribadi yang Bahagia, Religius dengan tekun berdoa, serta Inspiratif dengan berbagi pengalaman iman kepada sesama. Dengan semangat ini, umat diharapkan mampu menjadi saksi Kristus yang hidup di tengah masyarakat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *