Paroki Wonosari Salurkan Minyak Goreng Pemerintah Seharga Rp11.000

Paroki Petrus Kanisius Wonosari menyalurkan minyak goreng murah sebanyak 308 liter khusus untuk umat katolik kategori keluarga lemah miskin tersingkir dan difabel (KLMTD). Hanya dalam waktu kurang dari empat jam minyak goreng murah sebagai program operasi pasar pemerintah mengatasi kenaikan harga minyak goreng itu langsung ludes diserbu KLMTD yang rela menunggu sejak pagi halaman gereja, Rabu (26/1).

Tim PSE Paroki Wonosari Menyalurkan Minyak Goreng Pada Rabu, 26 Januari 2022
Tim PSE Paroki Wonosari Menyalurkan Minyak Goreng Pada Rabu, 26 Januari 2022

“Ini program pemerintah sangat baik. Sangat menjawab kebutuhan rakyat kecil ditengah mahalnya harga minyak goreng saat ini,” kata Etik, petugas pengembangan sosial ekonomi Pulutan saat mewakili tujuh kk dari Lingkungan Elisabeth Karangasem Pulutan.

Tidak hanya Etik, Dasry juga seksi PSE Lingkungan Sisilia Purwosari Selatan Baleharjo Wonosari juga rela mengantri demi ambil belasan liter untuk kk KLMTD di lingkungannya. “Sangat membantu keluarga yang beberapa hari ini mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng di pasaran,” tambah Joko perwakilan lingkungan Pokdadap Semanu.

Keseluruhan ada 308 liter minyak goreng dalam lemasan 1 literan dibagikan untuk sasaran umat katolik. Tiap kk KLMTD hanya bisa menebus 1 liter minyak goreng dengan harga Rp11.000. “Sayangnya hanya bisa beli satu liter per kk. Coba kalau bisa beli 3 kan lebih lumayan lagi,” sahut Wulan mewakili lingkungannya.

Koordinator PSE Paroki Wonosari, Yohanes Budi Prayoga, mengatakan, penyaluran minyak goreng murah untuk umat katolik merupakan program pemerintah menyikapi melambungnya harga minyak goreng dan menghilangnya barang di sejumlah swalayan dalam sepekan. Paroki Wonosari menyambut baik program Pemerintah Joko Widodo melalui Pemda DIY dan Dinas Perdagangan Pemkab Gunungkidul sebagai pelaksana. Paroki Wonosari semula hanya memperoleh 240 liter yang akhirnya bisa ditambah menjadi 308 liter sejalan angka KLMTD paroki.

Minyak Goreng Murah akan di salurkan oleh Tim PSE Paroki Wonosari Pada 26 Januari 2022
Minyak Goreng Murah akan di salurkan oleh Tim PSE Paroki Wonosari Pada Rabu, 26 Januari 2022

“Kami memang sudah memiliki data baru KLMTD sebesar itu. Jadi kami priotaskan seluruh program yang ada baik karikatif maupun pemberdayaan untuk 308 KLMTD itu,” katanya. Sebanyak 308 KLMTD paroki wonosari mencakup warga tiga kecamatan yakni Semanu, Rongkop, Tepus, dan Wonosari menebus minyak goreng 1 liter dengan membayar Rp11.000 karena paroki mengeluarkan subsidi Rp3.000 per liter dari harga tebusan dari Pemerintah Rp14.000.

Hanya saja, diakui Budi, memang ada 26 kk KLMTD yang terpaksa tidak bisa ambil dan barang dialihkan ke pelaku usaha kelas mikro-kecil juga binaan PSE Paroki Wonosari yang produksi usahanya ikut merasakan dampak dari mahalnya harga minyak goreng akhir-akhir ini.

Sumber informasi diperoleh dari Dinas Perdagangan Gunungkidul, selain umat katolik menjadi sasaran operasi pasar minyak goreng juga umat islam dari NU, MTA, LDII, Kristen dan beberapa komunitas mendapatkan perhatian program ini. Masyarakat berharap harga minyak goreng ini segera normal lagi agar tidak menambah beban ekonomi rakyat ditengah tahap pemulihan ekonomi.

 

Penulis dan Fotografer : Tim PSE Paroki Wonosari


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *