Tubuh dan Darah-Nya Sebagai Tanda Persatuan
Minggu, 19 Juni 2022 telah dilaksanakan penerimaan komuni pertama di Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari. Perayaan ekaristi dimulai tepat pukul 10.00 WIB dengan dihadiri delapan puluh calon penerima komuni pertama didampingi oleh keluarga. Sebelum akhirnya dapat menyambut Tubuh dan Darah Kristus, seluruh peserta komuni pertama telah mengikuti rangkaian pembekalan iman yang dimulai sejak bulan Januari 2022. Pembekalan iman ditutup dengan diadakannya tes lisan dan pengakuan dosa sebagai tanda kesiapan dalam menerima rahmat-Nya melalui Sakramen Ekaristi.


Dalam homilinya, Romo Ignatius Adi Sapto Wibowo, Pr mengajak kita untuk bersyukur atas rahmat Sakramen Ekaristi yang akan diterima sebagai tanda persatuan dengan Kristus sendiri. Beliau berharap, semoga dengan menerima Tubuh dan Darah Kristus, para peserta komuni pertama ini menjadi pribadi yang eucharistic. Pribadi yang mau mempersembahkan diri kepada Tuhan dan akhirnya berbuah kebaikan bagi sesama. Romo Adi juga mengajak para penerima komuni pertama untuk mau terlibat dalam kegiatan menggereja, salah satunya aktif menjadi Putra – Putri Altar.
Tema komuni pertama tahun ini diambil dari Yohanes 6:51. “Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Barang siapa makan roti ini, ia akan hidup selama – lamanya.” Usai Perayaan Ekaristi diselenggarakan, para peserta komuni pertama menerima sertifikat sebagai bukti tertulis atas komuni yang telah diterimanya. Suka cita dan rasa syukur para peserta komuni pertama pun tampak dalam antusias mereka mendaftarkan diri sebagai Putra – Putri Altar kepada para pengurus Putra – Putri Altar yang telah menempatkan diri di depan gereja untuk menerima pendaftaran.

Penulis : Agneta Helga Kalista
Fotografer : Jessica dan Vercelline

