Jumat Agung

Mengenang Sengsara Yesus

Wonosari – Umat Katolik Paroki Wonosari berkumpul dengan khidmat pada Jumat (18/4) untuk mengikuti Perayaan Jumat Agung yang dipimpin oleh Rm. Ignatius Suharyono, Pr. Perayaan ini menjadi momen sakral untuk mengenang sengsara dan wafat Tuhan Yesus Kristus di kayu salib, sebagai bagian dari rangkaian Pekan Suci menuju hari raya Paskah.

Drama Treatikal Penyaliban Tuhan Yesus Kristus

Sebelum Perayaan Jumat Agung dimulai, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Wonosari mempersembahkan pertunjukan teatrikal penyaliban Yesus Kristus. Pertunjukan ini mengajak umat untuk merenungkan kembali penderitaan yang dialami Kristus demi keselamatan umat manusia. Dengan penghayatan yang mendalam, teatrikal ini berhasil membawa suasana syahdu dan reflektif bagi seluruh umat yang hadir.

Dalam homilinya, Rm. Ignatius Suharyono menekankan pentingnya merenungkan kasih dan pengorbanan Kristus sebagai sumber kekuatan iman. Ia mengajak umat untuk tidak hanya mengenang penderitaan Yesus, tetapi juga meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari dengan sikap rela berkorban, mengampuni, dan mencintai sesama.

Perayaan Jumat Agung dilanjutkan dengan penghormatan salib, di mana umat satu per satu maju untuk menyentuh atau mencium salib sebagai wujud penghormatan dan syukur atas kasih Bapa. Doa umat dan penerimaan komuni kudus berlangsung dengan penuh kesunyian dan kekhusyukan.

Perayaan ini menjadi pengingat mendalam akan makna pengorbanan dan kasih yang tiada batas dari Tuhan Yesus. Umat pun diajak untuk menyambut Paskah dengan hati yang siap diperbarui, membawa semangat kebangkitan dalam kehidupan mereka sehari-hari.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *