CATAT, INI YANG HARUS DIPERHATIKAN UMAT IKUT PERAYAAN NATAL 2022 di WONOSARI!!!
Jelang perayaan natal 2022, gereja katolik Paroki Santo Petrus Kanisius Wonosari kembali mengingatkan beberapa hal penting untuk diperhatikan seluruh umat katolik yang hendak mengikuti misa ekaristi Vigili Natal atau malam Natal juga perayaan Natal pada 25 Desember 2022. Peringatan dimaksudkan agar pelaksanaan perayaan hari lahirnya Sang Juru Selamat dunia dapat berlangsung tertib, lancar, aman, dan terkendali.
“Kami menghimbau agar umat mengikuti prokes, pakai masker, tidak sedang sakit, tidak pakai jaket dan bawa tas. Umat pendatang ekaristi di wilayahnya, mengikuti arahan among umat dan petugas parkir, pendatang yg misa di gereja wonosari menunjukkan kartu dari lingkungan,” kata Romo Paroki Wonosari, Norbertus Sukarno Siwi, Pr, kepada Tim Komsos disela persiapan perayaan natal, kemarin.
Selain hal diatas, Romo Siwi juga mengingatkan, warga perantau dari berbagai daerah tetap dibolehkan hadir mengikuti misa secara offline dengan mengedepankan prokes, kondisi kesehatan, suhu tubuh normal, tertib masker, jaga jarak untuk tujuan menghindari berbagai penyebaran virus. Menurutnya, Keuskupan Agung Semarang (KAS) sebagai induk gereja katolik DIY dan Jateng juga sudah mengeluarkan imbauan kepada umat untuk tidak perlu membawa tas dan barang-barang yang dapat mencuri perhatian tindak kejahatan. Hal itu, lanjut Romo Siwi, dimaksudkan untuk menjaga keamanan selama jalannya perayaan Natal.
“Bawa tas besar sebaiknya dihindari agar memudahkan tim keamanan. Selain itu prokes harus kita semua dikedepankan. Kerentanan penyebaran virus jangan sampai diabaikan. Semua hari hati-hati,” tambah romo yang sebelumnya pernah melalangbuana bertugas di Sleman, Bantul, Temanggung dan Karanganyar Jateng.
Romo Siwi mengatakan, gereja katolik ikut memikul tanggungjawab pelaksanaan Natal dapat berjalan lancar, aman, kondusif serta usaha keras menghindari penyebaran berbagai virus.

Ia meminta umat yang sedang mengalami gangguan kesehatan sebaiknya ‘legowo’ ikut misa online atau live streaming channel youtube pada misa Vigili Natal jam 17.00 WIB dan misa Natal 25 Desember 2022 jam 08.00 WIB. Ia menambahkan, meskipun kuat kemungkinan seluruh gereja akan mendapatkan pengamanan pihak berwenang seperti TNI, Polri, Pemkab Gunungkidul dan berbagai organisasi pendukung, bukan berarti kewaspadaan diri tidak menjadi penting. Gereja katolik telah menyiapkan personil keamanan yang akan ditugaskan di gerbang.
Sekadar informasi, misa perayaan Natal Paroki Wonosari akan dilaksanakan 24 Desember dengan diawali Vigili Natal pada 24 Desember jam 17.00 WIB, jam 19.00 WIB dan jam 20.30 WIB. Adapun puncak Perayaan Natal 2022 tanggal 25 Desember secara serentak jam 08.00 WIB diseluruh gereja dan kapel. Delapan gereja dan kapel itu adalah Gereja Petrus Kanisius Wonosari, Kapel Baran-Girisubo (Baris), Kapel Tepus, Kapel Singkil dan Kapel Jati, Kapel Pulutan, Kapel Semanu dan Kapel Ngeposari.g masuk untuk mendeteksi secara cepat setiap umat yang hadir. Pihak paroki akan kembali mengeluarkan kebijakan kartu tanda umat yang dikeluarkan setiap lingkungan untuk mempermudah pelayanan.
“Setiap lingkungan akan mengeluarkan kartu umat sebagai syarat mengikuti misa. Jadi umat nanti sudah sejak dari lingkungan terpantau oleh kami sebagai panitia atau petugas,” imbuh romo asal Paroki Danan, Wonogiri.
Broto Sugondo, wakil ketua Dewan Pengurus Pastoral Harian Paroki Wonosari juga mengimbau kepada semua panitia Natal di Paroki dan Wilayah untuk mengantisipasi perubahan iklim. Ia berharap panitia inisiatif untuk mengantisipasi turunnya hujan deras seperti halnya prakiraan cuaca yang telah disiarkan pihak BMKG.
Penulis : Ervina_Vivin
Fotografer : Markus Yuwono/kompas.com

