Menjadi Seorang Misdinar untuk Melayani Tuhan
Sabtu (6/8), Putra Putri Altar atau kerap disapa Misdinar di Paroki Wonosari mengadakan acara kunjungan ke Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan dan Pusat Studi Spiritual Kongregasi Carolus Borromeus. Kegiatan ini diikuti oleh -+ 80 orang dengan 20 orang yang berperan sebagai panitia yang sudah menyiapkan dan menyusun acara ini. Panitia dan peserta merupakan para anggota misdinar perwakilan dari berbagai wilayah yang ada di Paroki Wonosari. Adapun tema kunjungan kali ini ialah “Hidup Dalam Sukacita Panggilan”. Di mana teman-teman harus senantiasa bersukacita dalam panggilannya menjadi Misdinar sebagai salah satu sarana untuk melayani Tuhan. Semangat dan antusias peserta maupun panitia dapat dilihat dari kehadiran mereka ketika rapat perdana dan terakhir, juga mereka berangkat lebih awal untuk berkumpul di gereja.


Baik di Novisiat CB maupun di Seminari Paulus Kentungan, teman-teman Misdinar mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pengalaman baru. Di Novisiat CB, para Misdinar mengunjungi museum Suster CB. Mereka belajar mulai dari sejarah, tempat para suster CB berkarya sampai cara hidupnya. Di tempat ini, para Misdinar belajar pula tentang cara pembuatan hosti yang kita santap ketika mengikuti perayaan ekaristi. Teman-teman Misdinar juga berkesempatan untuk berziarah ke makam para suster yang telah dipanggil Tuhan. Sama halnya seperti di Novisiat CB, di Kentungan teman-teman Misdinar juga diajak berkeliling seminari serta berdinamika bersama frater-frater tingkat satu dan dua. Selain berdinamika dengan suster dan frater, teman-teman Misdinar juga berdinamika secara internal, seperti bermain game dan membahas mengenai keberlanjutan acara ini. Apa yang akan teman-teman Misdinar lakukan ke depannya.
Rangkaian kegiatan kunjungan ini bukan semata-mata hanya untuk pergi jalan-jalan saja, melainkan mengajak teman-teman Misdinar untuk bisa menghidupkan dan menggali panggilan apa yang sebenarnya Tuhan beri pada mereka. Selain itu, agar teman-teman Misdinar antar wilayah (Timur, Kota, dan Barat) menjalin keakraban dan solidaritas bersama sebagai satu kesatuan di Paroki Wonosari. Bukan hanya itu saja, nantinya akan ada follow-up dari kegiatan kunjungan ini yang tentunya akan melibatkan teman-teman Misdinar juga agar kebersamaan tetap terjalin.

Penulis : Paola Malvi Rambumerah R
Fotografer : Kristofora Meilan Ayu

