PERAYAAN ULANG TAHUN KAPEL SANTO IGNATIUS LOYOLA PULUTAN

Minggu (31/7) umat Wilayah Pulutan merayakan pesta santo pelindung kapel pulutan, yaitu Santo Ignatius Loyola. Perayaan Ekaristi ini dilaksanakan di kapel setempat. Perayaan ini diawali dengan ekaristi yang dipimpin oleh Romo Ignatius Adi Sapto Wibowo, Pr Yang pukul 17.00 WIB. Beberapa OMK di wilayah Pulutan ini juga terlihat ikut terlibat dalam acara ini. Mereka mengambil bagian untuk bertugas koor (paduan suara). Perayaan ulang tahun kapel Pulutan tahun ini mengangkat tema “AD MAOIREM DEI GLORIAM” yang memiliki arti “LAKUKANLAH SEGALA SESUATU DEMI KEMULIAAN TUHAN YANG LEBIH BESAR”.

Hari Minggu, 31 Juli 2022 Wilayah Pulutan merayakan pesta santo pelindung kapel pulutan
Hari Minggu, 31 Juli 2022 Wilayah Pulutan merayakan pesta santo pelindung kapel pulutan

Dalam homilinya, Romo Adi menceritakan tentang kisah hidup Santo Ignatius Loyola. Ignatius Loyola adalah seorang mantan kesatria Spanyol keturunan bangsawan Basque yang menjadi teolog dan iman Katolik. Ia adalah pendiri ordo Serikat Yesus serta menjadi superior jenderal pertamanya. Ignatius lahir pada tahun 1492 di Azpeitia, sebelah Utara Spanyol. Dia adalah anak bungsu dari tiga belas bersaudara. Sebagai mantan ksatria Spanyol, hidup Ignatius selalu berada di medan perang yang mengharuskan dia untuk berlatih pedang setiap saat. Dalam suatu pertempuran, Ignatius terkena meriam yang menyebabkan kaki kanannya terluka dan kaki kirinya patah di bagian tertentu. Hal ini memaksakannya untuk berhenti menjadi ksatria Spanyol dan mulai mencari jalan yang terbaik dalam hidupnya untuk mengabdi Tuhan. Dengan hidup dalam aksestime, berziarah, dan menolong sesama yang membutuhkan. Walaupun seringkali harus melalui penghinaan, dinomorduakan, hingga dicurigai banyak orang. Pada kisah pertobatan Santo Ignatius memberi inspirasi bagi kita bahwa dalam kesakitan dan ketidakberdayaan kita, Tuhan akan selalu dan tetap berkarya bagi hidup kita. 

Proses Pemotongan Tumpeng oleh Romo Ignatius Adi Sapto Wibowo Pr
Proses Pemotongan Tumpeng oleh Romo Ignatius Adi Sapto Wibowo, Pr

Pada akhir ekaristi, Romo Adi memberi sepatah dua patah kata yang memberikan apresiasi kepada umat di wilayah Pulutan yang antusias merayakan pesta nama pelindung kapel. Selanjutnya, dilakukan pula pemotongan tumpeng oleh Romo Adi. Setelah perayaan ekaristi usai, dilanjutkan acara krowotan. Krowotan adalah acara yang di mana umat yang mengikuti misa dapat mengambil makanan yang disediakan oleh setiap lingkungan secara bebas dan gratis. Acara Krowotan ini sudah merupakan tradisi sejak lama yang dilakukan setiap perayaan pesta nama pelindung kapel Santo Ignatius Pulutan.

 

Penulis dan Fotografer : Kristofora Meilan Ayu


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *